Atasi 6 Penyebab Kaki Pecah dengan Krim untuk Kaki Pecah-Pecah

 

Apakah Anda sedang mencari krim untuk kaki pecah-pecah? Bagi sebagian perempuan, mempunyai telapak kaki yang pecah terkadang membuat insecure. Belum lagi jika dibiarkan sehingga membentuk luka yang terbuka. Akibatnya, seseorang bisa merasakan kesakitan saat berdiri atau berjalan.

Selain itu, dalam kasus tertentu, celah luka di bagian kaki atau tumit bisa menyebar ke lapisan kulit bagian dalam. Alhasil, hal tersebut bisa menyebabkan terjadinya selulitis. Oleh karena itu, sangat penting menjaga penampilan dan mengobati kaki yang pecah agar tidak menimbulkan komplikasi berbahaya.

Atasi Penyebab Kaki Pecah dengan Krim untuk Kaki Pecah Pecah

Bagi Anda yang mengalami masalah pada kaki atau tumit, ada baiknya untuk mengetahui penyebab pecahnya kaki. Pasalnya, jika sudah tahu penyebabnya, Anda bisa menghindari agar kaki tidak pecah-pecah. Perlu Anda ketahui bahwa kaki yang pecah bisa disertai rasa gatal, nyeri, bengkak, berdarah, sampai bernanah. Berikut beberapa penyebabnya.

1. Kulit Telapak Kaki yang Kering

Salah satu penyebab utama kenapa kaki bisa pecah-pecah adalah keringnya kulit pada telapak kaki. Hal ini karena bagian tersebut lebih kering dibandingkan dengan bagian kulit tubuh lainnya. Di bagian telapak kaki, tidak ada kelenjar keringat sehingga bagian ini akan rentan mengalami luka.

Selain itu, adanya penumpukan pada sel kulit mati bisa menyebabkan tumit seseorang mengalami pecah-pecah. Tidak hanya itu, kulit di bagian tumit yang menebal dan mengeras juga bisa menyebabkan pecah-pecah. Hal ini terjadi karena saat berjalan, bantalan lemak pada tumit akan menyebar dan menipis.

Kemudian, tekanan saat berjalan itulah yang bisa menyebabkan kulit pada tumit menjadi mengeras dan mengalami pecah-pecah. Apabila hal ini terus dibiarkan dan semakin parah, maka bisa berdarah dan timbul rasa sakit saat berjalan.

2. Adanya Perubahan Hormon dan Metabolisme

Penyebab kaki pecah-pecah bisa disebabkan oleh perubahan hormon dan metabolisme. Hal ini terjadi karena pertambahan usia. Alhasil, bisa menyebabkan kulit lapisan paling luar mengalami penebalan. Sementara lapisan kulit pelindung pada tumit semakin menipis dan membuat kulit menjadi tebal dan pecah. Gunakan krim untuk kaki pecah-pecah untuk mengatasi hal ini.

3. Disebabkan Oleh Berbagai Penyakit

Seseorang yang mengalami diabetes, kurang gizi, hipotiroidisme, dan psoriasis juga bisa mengalami kaki pecah-pecah. Tidak hanya itu saja, penyakit yang menyebabkan malabsorbsi pencernaan juga bisa membuat seseorang mengalami hal tersebut, sebut saja penyakit Crohn atau Celiac.

4. Mengalami Eksim

Penyebab lainnya dari kaki pecah-pecah adalah eksim. Eksim adalah kondisi dimana kulit terasa gatal, kering, dan mulai mengelupas jika digaruk. Bisa dibilang ini adalah penyakit kulit kronis yang membuat kulit menjadi radang, kering, gatal, sampai pecah-pecah.

5. Adanya Kutu Air

Kutu air yang ada di kaki juga bisa menjadi salah satu penyebab timbulnya pecah-pecah pada kaki. Hal ini dikarenakan kulit kaki yang kering menjadi gejala kondisi kutu air atau tinea pedis. Biasanya, kondisi tersebut muncul saat kaki dalam kondisi lembab atau terlalu lama menggunakan kaus kaki.

6. Kesalahan dalam Menggunakan Sepatu atau Sandal

Penyebab kaki pecah-pecah bisa terjadi karena salah dalam menggunakan sepatu atau sandal. Menggunakan sepatu yang lembab, panas, kurang pas, atau sandal yang terbuka di bagian tumit menjadi faktor penyebabnya.

Tidak hanya itu saja, sering berjalan tanpa alas kaki atau sering berdiri dalam waktu lama bisa menimbulkan masalah kaki pecah-pecah. Oleh karena itu, pastikan sandal atau sepatu yang digunakan terasa nyaman, ya.

Dari beberapa penyebab kaki pecah-pecah di atas, manakah yang menjadi penyebab kaki Anda pecah? Anda bisa menggunakan krim untuk kaki pecah-pecah agar kondisi kaki tidak semakin parah. Segera konsultasikan dengan dokter jika kondisi tidak membaik dalam beberapa waktu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *