Butuh Kejelian dalam Memilih dan Menggunakan Parfum Bayi

Bayi yang sudah aktif bergerak tentu membuatnya jadi gampang berkeringat. Kondisi ini tentu membuat tidak nyaman karena akan meninggalkan bau kecut. Bau khas bayi yang menyenangkan pun jadi sedikit terganggu oleh bau keringat. Oleh sebab itu, penggunaan cologne atau parfum bayi sangat membantu untuk menjaga kesegaran aroma tubuh si kecil meskipun ia aktif bergerak. 

Bahan parfum bayi tidak sama seperti halnya minyak wangi orang dewasa

Pemilihan parfum bayi yang tepat punya arti yang penting. Sebab, produk yang baik tidak bakal merusak bau khas bayi yang alami sekaligus menjaga aroma tubuhnya tetap menyenangkan sampai saatnya mandi. 

Tentu jadi timbul pertanyaan, bagaimana sih memilih produk parfum bayi yang tepat? Bagaimana pula kita, sebagai orang tua, memandang produk ini agar memberi manfaat maksimal tanpa menimbulkan sesuatu yang mengecewakan? Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

Bagaimana memilih cologne bayi yang tepat?

Berbeda dari parfum untuk orang dewasa, cologne atau parfum bayi haruslah memenuhi beberapa syarat agar penggunaannya tetap aman. Penting bagi kamu mengetahui dan memahami bahan yang terkandung di dalam suatu produk.

Contoh sederhananya adalah alkohol. Bahan ini umum sekali ditemukan dalam parfum orang dewasa, tetapi bagi anak bayi? Sebaiknya pertimbangkan lagi. Parfum bayi yang baik setidak-tidaknya hanya mengandung sedikit alkohol, lebih baik jika tidak terdapat sama sekali karena kulit bayi lebih sensitif dan memerlukan produk yang lembut di kulit.

Lebih dari itu, syarat lain yang harus kamu perhatikan sebelum membeli parfum bayi antara lain:

  • Telah teruji klinis dan dengan formula yang lembut;
  • Memiliki aroma yang lembut’
  • Dapat menjaga kesegaran aroma tubuh bayi.

Penting juga untuk selalu mengupayakan membeli parfum bayi yang wanginya disukai si kecil. 

Bagaimana memakaikan parfum bayi yang baik?

Setidaknya ada empat hal yang harus diperhatikan ketika menggunakan parfum bayi pada si kecil, yakni:

  • Gunakan parfum bayi setelah mandi atau sebelum bepergian. Cukup gunakan sedikit saja parfum bayi dan tidak perlu terlalu sering diulang karena baunya dapat bertahan hampir seharian. 
  • Oleskan parfum bayi pada pakaian. Kita sepakat bahwa kulit bayi lebih sensitif daripada orang dewasa. Untuk menghindari iritasi yang mungkin muncul dari penggunaan parfum, sebaiknya cologne dioleskan pada pakaian bayi alih-alih langsung ke kulitnya. 

Teteskan parfum bayi ke tanganmu, baru kemudian oleskan secara merata pada pakaian si kecil. Selain itu, tidak perlu menuangkan atau menggunakan baby cologne secara berlebihan. Cukup beberapa tetes saja, aroma wangi tetap akan menguar dari tubuh bayi sepanjang hari.

  • Hentikan pemakaian bila terjadi alergi. Kemungkinan bayi tidak cocok terhadap satu produk parfum bayi amat besar. Bisa karena produknya mengandung bahan tertentu, atau karena kulit si kecil memang tak mampu mentoleransi bahan tersebut.

Sebagai orang tua kamu harus cermat mengamati beragam reaksi alergi yang muncul. Segeralah hentikan pemakaian bila bayi mengalami alergi setelah menggunakan parfum bayi. Tak perlu memaksakan si kecil memakai parfum bayi jika memang berefek tidak baik untuk kulitnya.

  • Hindari gonta-ganti produk parfum bayi. Jika si kecil sudah cocok dengan satu produk parfum, sebaiknya tak usah mengganti dengan produk yang lain. Hal ini untuk mencegah terjadinya alergi yang dapat mengganggu kenyamanan bayi.

Itulah beberapa hal yang harus kamu perhatikan dalam memberikan parfum bayi pada si kecil. Menggunakan parfum bayi sebenarnya sah-sah saja dan terbilang aman, sampai terjadi suatu kondisi terkait kondisinya. Oleh karenanya, bijaklah dalam memilih, membeli, dan memberikan parfum bayi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *