Category: hidup sehat

7 Manfaat Zumba Bagi Kesehatan, Bisa Turunkan Berat Badan

7 Manfaat Zumba Bagi Kesehatan, Bisa Turunkan Berat Badan

Anda masih merasa malas untuk berolahraga? Anggapan olahraga sebagai kewajiban menjadi salah satu faktor penyebabnya. Hal tersebut tentu tidak tepat, karena olahraga adalah kebutuhan, termasuk memperoleh manfaat zumba. 

Agar kembali rajin berolahraga, mulailah dengan mengubah mindset tersebut. Cara ini terbilang cukup efektif, karena saat orang merasa butuh, maka ia akan merasa enjoy untuk menjalaninya. Lantas, apa manfaat zumba untuk kesehatan?

Manfaat Zumba Bagi Kesehatan

Zumba adalah sejenis latihan kebugaran dari Kolombia yang memadukan antara gerak aerobik dengan tarian. Iringan musik bertempo cepat, olahraga ini berhasil menyita perhatian masyarakat. Anda wajib mencoba untuk merasakan manfaat zumba dance:

1. Menjaga Kesehatan Jantung

Gerakan zumba menawarkan gerak secara menyeluruh, mulai dari kepala, bahu, tangan, pinggang, hingga ke bagian kaki. Saat melakukan gerakan tersebut, detak jantung akan mulai meningkat.

Dengan begitu, kemampuan tubuh untuk menggunakan oksigen juga akan mengalami peningkatan. Hal inilah yang membuat zumba dipercaya mampu menekan risiko penyakit kardiovaskular serta meningkatkan kesehatan jantung

2. Mengendalikan Tekanan Darah

Jika Anda rutin melakukan zumba selama 12 minggu, maka manfaat zumba akan semakin meningkat. Terutama untuk mencegah penyakit akibat tekanan darah, seperti hipotensi ataupun hipertensi.

3. Meningkatkan Koordinasi Tubuh

Seperti yang Anda ketahui, gerakan zumba memerlukan keselarasan antara anggota tubuh dengan irama musik. Latihan seperti ini sangat bagus untuk meningkatkan koordinasi tubuh.

Kondisi tersebut seringkali menurun, akibat pertambahan usia serta gaya hidup. Tak hanya itu, perpindahan gerakan yang terjadi secara berulang juga mampu melatih ketangkasan. 

4. Mengencangkan Otot Tubuh

Anda mendambakan body yang ideal? Dengan manfaat zumba setiap hari, keinginan tersebut dapat direalisasikan. Cukup sesuaikan saja gerakannya dengan bagian tubuh yang ingin dibentuk.

Misalnya, Anda ingin mengurangi gelambir pada lengan, maka carilah gerakan zumba yang fokus pada bagian tersebut. Cara yang satu ini sudah terbukti efektif dan memberikan hasil maksimal. 

5. Mengubah Suasana Hati

Beberapa ahli berpendapat, bahwa musik dan tarian yang mengiringi senam zumba merupakan bahasa universal. Semua orang tentu dapat menikmati musik, sehingga suasana hati pun akan membaik.

Tak hanya itu, manfaat zumba semakin lengkap dengan adanya fungsi sosialisasi. Hal ini dikarenakan senam zumba biasa dilakukan di sanggar maupun tempat gym. Anda dapat bertemu orang-orang baru dan memperluas lingkungan pergaulan. Siapa tahu, Anda juga dapat mengembangkan relasi bisnis, bukan?

6. Menjaga Kadar Gula Darah

Manfaat zumba bagi kesehatan yang selanjutnya adalah menjaga kadar gula di dalam darah. Jenis olahraga ini ternyata memiliki pengaruh yang cukup besar pada sistem organ tubuh.

Salah satunya, yakni melakukan perbaikan pada cara tubuh untuk mengolah gula darah serta menurunkan tingkat resistensi terhadap insulin. Itu artinya, zumba mampu mencegah penyakit diabetes tipe dua serta mengurangi gejala.

7. Membakar Kalori Serta Lemak

Manfaat zumba untuk diet menjadi salah satu alasan banyak orang menyukai jenis senam yang satu ini. Berdasarkan hasil studi Journal of Sport Science & Medicine, zumba mampu membakar 9.5 kalori di setiap menit.

Jika Anda melakukan zumba selama 39 menit, maka kalori yang terbakar kurang lebih berjumlah 369. Angka tersebut sudah memenuhi standar yang biasa diterapkan pada metode diet karena rata-rata metode tersebut menetapkan target sebesar 300 kalori setiap harinya. Namun, angka tersebut juga bergantung kepada berat badan asal, jenis kelamin, serta faktor fisik yang lain. 

Asal melakukannya secara rutin dan dengan hati yang bahagia, semua manfaat zumba di atas pasti akan didapatkan. Namun, jika Anda mempunyai penyakit tertentu, ada baiknya untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Selamat berlatih.

Manfaat Diet Vegan untuk Menjaga Kesehatan dan Imunitas

Gaya hidup sehat semakin serius dilakukan oleh masyarakat. Pasalnya muncul banyak jenis diet yang bertujuan untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap bugar seperti diet keto, diet raw food, diet paleo, diet golongan darah dan juga diet vegan. Diet vegan yang dikenal hanya mengonsumsi makanan hijau seperti sayur dan buah sudah banyak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Manfaat diet vegan salah satunya adalah mampu menurunkan berat badan.

Melakukan diet seharusnya bisa menjadi kebutuhan, karena hal ini berkaitan dengan apa yang kita konsumsi. Segala sesuatu yang masuk ke tubuh akan memberikan dampak jangka panjang. Misalnya, apabila kamu mengonsumsi gorengan setiap hari efeknya akan berbahaya untuk tekanan darah dan fungsi organ vital seperti jantung. Namun, apabila kamu rutin mengonsumsi buah setiap hari dan air putih yang seimbang maka ini dapat menjaga kesehatan tubuh.

Lalu, apa lagi manfaat diet sayuran ini untuk tubuh kita? Mari kita bahas penjelasan selengkapnya di sini.
Manfaat diet vegan untuk tubuh
Konsep dari diet vegan adalah tidak mengonsumsi produk hewani seperti daging, susu, telur, dan madu. Dominasi menu para pelaku diet vegan adalah sayur-sayuran dan buah-buahan. Lalu apa keuntungannya menerapkan pola makan seperti itu? Ternyata ini penjelasannya,
Mengurangi risiko serangan jantung
Berdasarkan riset di dalam Journal of the American Heart Association, mengonsumsi makanan nabati lebih rutin dan mengurangi asupan produk hewani dapat menurunkan persentase serangan jantung. Kita ambil contoh olahan daging merah cenderung tinggi lemak jenuh, sehingga bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Hal ini bisa menyumbat aliran darah yang mengarah ke jantung dan seluruh tubuh.
Menurunkan potensi terkena kanker
Sel kanker akan muncul dan aktif apabila mendapat rangsangan. Salah satu rangsangan yang bisa mengaktifkan sel tersebut adalah asupan makanan yang kurang sehat dan bersifat karsinogenik. Produk olahan daging biasanya bersifat karsinogenik. Zat karsinogenik berpotensi untuk memicu munculnya kanker. Artinya, konsumsi daging yang berlebihan bisa mengancam diri. Melakukan diet vegan tentu akan menjaga tubuh lebih sehat karena kandungan buah-buahan dan sayur-sayuran yang aman dalam menjaga metabolisme tubuh.
Menjaga imunitas tubuh
Apa yang biasa kamu konsumsi saat imunitas tubuh sedang turun? Buah? Sayur? Jus? Ternyata mengonsumsi buah seperti jeruk dan pisang sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Pisang mengandung nutrisi dan kalori yang bisa menjadi penyumbang energi, selain itu teksturnya yang lembut aman dikonsumsi bagi lambung. Jeruk mengandung vitamin C yang bisa mengurangi peradangan dan mengatasi demam. Sementara sayur hijau bisa menjadi sumber vitamin dan mineral untuk penyembuhan orang sakit.
Mencegah flu
Flu merupakan indikasi bahwa imun tubuh sedang kurang stabil. Gejala yang timbul karena flu biasanya ditandai dengan bersin, pusing di kepala, saluran pernapasan pada hidung mampet dan bahkan demam. Mengonsumsi buah dan sayur sebagai menu utama bisa mencegah flu. Bahkan jika dikonsumsi saat flu bisa mempercepat pemulihan.
Menurunkan berat badan
Selain olahraga rutin dan memperhatikan jam tidur, pola makan juga sangat mempengaruhi aktivitas penurunan berat badan. Apabila kamu sedang berniat untuk menurunkan bobot tubuh, pastikan rutin untuk mengonsumsi makanan sehat dengan menghitung kalori yang masuk ke tubuh. Buah dan sayur rendah kalor sehingga aman dan bagus untuk dikonsumsi saat melakukan diet.
Mengurangi potensi risiko diabetes
Mengonsumsi makanan yang tinggi karbohidrat seperti roti, nasi putih, kentang goreng, tepung-tepungan bisa memicu diabetes. Selain itu mengonsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh dan lemak trans seperti olahan daging merah, mentega, selai kacang dan fast food juga bisa mempercepat risiko diabetes dan meningkatkan gula darah. Untuk mengurangi potensi tersebut, kamu bisa mulai mengonsumsi buah dan sayur secara rutin untuk membuat tubuh terhindar dari potensi diabetes.

Tips memulai diet vegan
Memulai diet vegan pada dasarnya tidak mudah. Mengapa tidak mudah? Bagi kamu yang biasa mengonsumsi daging, susu, nasi, santan dan makanan fast food, tentu memerlukan adaptasi tubuh. Hal ini karena, kamu akan mengganti menu utama menjadi sayur dan buah-buahan. Maka dari itu intip tips untuk memulai diet vegan berikut,
Konsultasikan diri ke dokter
Untuk memulai diet vegan dan jenis diet lain kamu harus melakukan konsultasi ke dokter atau ahli gizi terlebih dahulu. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kondisi tekanan darah, gula darah dan lain-lain. Dengan begini, kamu akan tahu apakah diet vegan bisa langsung kamu lakukan atau harus mengikuti anjuran dokter.
Mulai dengan bertahap
Memulai sebuah diet tidak bisa dilakukan secara langsung, semua perlu dilakukan bertahap. Hal ini karena tubuh membutuhkan adaptasi terhadap perubahan gaya hidup dan asupan yang akan kamu konsumsi.
Imbangi dengan mengonsumsi air putih
Apapun diet yang kamu lakukan pastikan kamu memperhatikan konsumsi air putih. Melakukan diet bukan berarti harus mengurangi konsumsi air putih, ya. Air putih akan menjaga tubuhmu agar tetap terhidrasi.
Lakukan olahraga
Menjaga kesehatan tubuh dan imunitas tidak cukup hanya dengan memperhatikan pola makan. Kamu juga harus tetap melakukan olahraga rutin yang sesuai dengan kondisi fisikmu.

Manfaat diet vegan memang ampuh menjaga tubuh tetap sehat, dan ini bisa menjadi lifestyle yang baik untukmu. Namun, kamu perlu berkonsultasi ke dokter sebelum memulai diet agar kamu tahu kondisi fisikmu saat ini.