Clinium Untuk URI, Apa Penyakit Ini?

Siapa saja yang pernah menderita demam pasti tahu apa itu infeksi pernapasan atas (URI). URI akut merupakan sebuah infeksi yang menular yang terjadi pada saluran pernapasan atas. Saluran pernapasan atas Anda meliputi hidung, tenggorokan, faring, laring, dan bronkus. Common cold merupakan URI yang paling sering dijumpai. Jenis URI yang lain di antaranya adalah sinusitis, pharyngitis, tracheobronchitis, dan epiglottitis. Di sisi lain, penyakit influenza bukanlah sebuah URI. URI dapat diobati dengan clinium yang mengandung clindamycin. 

Baik virus dan bakteri dapat menyebabkan infeksi pernapasan atas. Virus seperti rhinovirus, adenovirus, dan coxsackievirus merupakan virus yang paling sering menyebabkan URI. Sementara itu, bakteri seperti Corynebacterium diphtheriae, Chlamydia pneuoniae, dan Neisseria gonorrhoeae menjadi penyebab URI. Karena salah satu penyebabnya adalah bakteri, antibiotik seperti clinium dapat efektif dalam mengatasi infeksi ini. 

Risiko dan gejala

Hidung yang meler, hidung tersumbat, bersin-bersin, batuk, dan produksi lendir merupakan beberapa gejala URI. Gejala tersebut disebabkan oleh peradangan di selaput mukosa yang ada di saluran pernapasan atas. Gejala lain di antaranya adalah demam, kelelahan, sakit kepala, rasa sakit saat menelan, dan mengi. URI menular dari satu orang ke orang lain lewat droplet di udara atau kontak tangan dengan tangan. Risiko tersebut akan naik berdasarkan situasi berikut ini, seperti:

  • Saat seseorang yang sakit bersin atau batuk tanpa menutup hidung dan mulut, droplet yang mengandung virus dapat tersemprot di udara.
  • Saat seseorang berada di daerah yang tertutup atau kondisi ramai dan penuh sesak. Orang-orang yang bekerja atau mengunjungi rumah sakit, institusi, sekolah, dan pusat perawatan meningkatkan risiko karena kontak yang dekat. 
  • Saat Anda menyentuh hidung atau mata. Infeksi terjadi ketika droplet atau permukaan yang terinfeksi masuk atau menyentuh hidung dan mata. Virus dapat hidup di permukaan benda yang sering disentuh manusia, misalnya gagang pintu. 
  • Pada musim penghujan di mana orang-orang lebih sering berada di dalam ruangan. 
  • Ketika kelembapan rendah. Penghangat ruangan dapat meningkatkan tingkat kehidupan virus yang menyebabkan URI. 
  • Dan apabila Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah. 

Diagnosis dan perawatan

Kebanyakan orang yang menderita URI tahu mereka memiliki penyakit ini. Mereka akan mengunjungi dokter untuk meredakan gejala yang diderita. Kebanyakan URI dapat didiagnosis dengan cara melihat riwayat medis seseorang dan melakukan pemeriksaan fisik. Beberapa tes yang dapat digunakan untuk mendiagnosis URI di antaranya adalah:

  • Swab tenggorokan. Deteksi “rapid antigen” dapat digunakan untuk mendiagnosis kelompok A beta-hemolytic strep dengan cepat. 
  • Sinar-X leher lateral. Tes ini dapat dilakukan guna memastikan apakah Anda menderita epiglottitis atau tidak ketika kesulitan bernapas.
  • Sinar-X dada. Dokter dapat melakukan tes ini apabila mereka mencurigai adanya pneumonia. 
  • Pemindaian CT. Tes ini dapat digunakan untuk mendiagnosis sinusitis. 

Sering URI diobati dengan tujuan untuk meredakan gejala yang dirasakan. Dokter dapat meresepkan obat seperti clinium untuk mengatasi hal ini. Selain itu, beberapa orang bisa mendapatkan manfaat mereka tersendiri dengan menggunakan supresan batuk, expectorant, vitamin C, dan zinc untuk mengurangi gejala atau memperpendek durasi URI. Ada pula beberapa pilihan perawatan lain, seperti nasal decongestant yang dapat digunakan untuk meningkatkan pernapasan (namun perawatan jenis ini dapat kurang efektif dalam penggunaan yang berulang kali), menghirup uap dan berkumur air garam yang mana merupakan cara aman dalam meredakan gejala URI, dan penggunaan obat seperti acetaminophen dan NSAID untuk membantu mengurangi demam, nyeri, dan rasa sakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *