Tagged: siklus haid

Faktor-faktor yang Memicu Terjadinya Gangguan Menstruasi

Menstruasi adalah perdarahan dari rahim yang berlangsung secara periodik. Hal tersebut akibat dari deskuamasi endometrium akibat hormon estrogen dan progesteron yang mengalami perubahan kadar pada akhir siklus ovarium, biasanya dimulai pada hari ke – 14 setelah ovulasi.

Pada umumnya, perempuan yang sudah memasuki masa menstruasi akan mengalami menstruasi normal yang berlangsung setiap 21 – 32 hari selama lebih kurang 5 – 7 hari. Namun faktanya, Data dari World Health Organization (WHO) menunjukkan bahwa rata-rata lebih dari 75% perempuan mengalami gangguan menstruasi.

Gangguan menstruasi yang mungkin terjadi mulai dari volume perdarahan yang parah, sakit yang tidak tertahankan, hingga haid yang tidak datang tiap bulan secara teratur atau bahkan haid yang bisa muncul lebih dari sekali dalam sebulan.

Jenis gangguan menstruasi

Ada banyak jenis gangguan menstruasi yang mungkin dialami perempuan, beberapa jenis gangguan menstruasi yang paling sering ditemui, yaitu:

  • Pendarahan rahim yang tidak normal. Pendarahan menstruasi yang berlebihan atau berkepanjangan
  • Amenore: Tidak adanya perdarahan menstruasi
  • Oligomenore: Menstruasi ringan atau jarang
  • Fibroid: Tumor rahim non-kanker
  • Sindrom pre menstruasi (PMS): Ketidaknyamanan fisik dan emosional sebelum menstruasi
  • Gangguan disponik pre menstruasi (PMDD): Ketidaknyamanan fisik dan emosional yang parah sebelum menstruasi

Gejala gangguan haid

Ketika seorang perempuan mengalami gangguan menstruasi, maka ia akan merasakan beberapa gejala yang membuat tidak nyaman. Beberapa diantaranya seperti:

  • Pendarahan menstruasi yang tidak normal
  • Nyeri atau kram
  • Depresi
  • Sakit kepala
  • Tekanan emosional
  • Kembung atau rasa penuh di perut

Jika menstruasi Anda datang terlalu sering (kurang dari 21 hari), tidak cukup sering (lebih dari dua hingga tiga bulan), atau berlangsung lebih lama dari 10 hari, Anda sebaiknya memeriksakan kondisi ini ke dokter untuk dilakukan penanganan yang lebih lanjut.

Faktor-faktor yang memicu terjadinya gangguan datang bulan

Ada banyak penyebab menstruasi yang tidak normal, mulai dari stres hingga kondisi medis mendasar yang lebih serius. Maka dari itu sangat penting untuk Anda mengetahui faktor penyebabnya. Beberapa diantaranya adalah:

  1. Faktor stres dan gaya hidup

Kenaikan atau penurunan berat badan yang signifikan, diet, perubahan rutinitas olahraga, penyakit, atau gangguan lain dalam rutinitas harian dapat berdampak pada siklus menstruasi seorang perempuan.

  1. Efek samping pil KB

Kebanyakan pil KB mengandung kombinasi hormon estrogen dan progestin (beberapa mengandung progestin saja). Pil KB bekerja untuk mencegah kehamilan dengan menjaga ovarium dari melepaskan telur. Maka dari itu, dengan mengkonsumsi pil KB dapat mempengaruhi siklus menstruasi.

  1. Penyakit radang panggul

Penyakit radang panggul adalah infeksi bakteri yang mempengaruhi sistem reproduksi wanita. Bakteri dapat masuk ke vagina melalui kontak seksual dan kemudian menyebar ke rahim dan saluran genital bagian atas.

Gejala penyakit radang panggul termasuk keputihan yang berat dengan bau yang tidak sedap, menstruasi yang tidak teratur, nyeri di daerah panggul dan perut bagian bawah, demam, mual, muntah, atau diare.

  1. Kegagalan ovarium prematur

Kondisi ini terjadi pada wanita di bawah usia 40 tahun yang indung telurnya tidak berfungsi secara normal. Siklus menstruasi berhenti, mirip dengan menopause. Kondisi ini dapat terjadi pada pasien yang sedang dirawat karena kanker dengan kemoterapi dan radiasi, atau jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan kegagalan ovarium prematur atau kelainan kromosom tertentu.

  1. Durasi tidur

Jarang diketahui, ternyata durasi tidur juga dapat menyebabkan gangguan menstruasi. Sebuah penelitian yang dilakukan membuktikan bahwa waktu tidur 5 jam sehari secara signifikan meningkatkan risiko ketidakteraturan siklus menstruasi dibandingkan responden yang tidur 8 jam sehari.

Durasi tidur juga dapat disebabkan oleh stres yang menjadi salah satu faktor memicu terjadinya gangguan menstruasi. Maka dari itu, tidur 8 jam sehari sangat disarankan untuk menjaga siklus menstruasi berjalan normal dan juga menjaga tubuh agar tetap sehat.

Menstruasi tidak lancar juga bisa mempengaruhi kondisi kesuburan Anda jika terus dibiarkan tanpa penanganan. Jika Anda merasa mengalami gangguan menstruasi yang serius, sebaiknya segeralah mengkonsultasikan dengan dokter agar diberikan penanganan yang lebih lanjut.