Waspada Kelainan Jantung ini Menjadi Penyebab Kaki Bengkak

Kaki bengkak atau edema perifer, merupakan fenomena medis dimana terjadi pembengkakan karena penumpukan cairan pada bagian kaki manusia. Penyebab kaki bengkak beraneka macam mulai karena masalah kesehatan ringan, sampai penyakit serius yang harus mendapatkan penanganan khusus. 

Kondisi ini ditandai dengan perubahan ukuran kaki menjadi lebih besar, kulit meregang dan mengkilap, serta seringkali membuat penderita kesulitan berjalan atau menggerakkan kakinya. 

Penyebab paling umum adanya pembengkakan pada kaki adalah aliran darah yang tidak lancar karena berada pada posisi yang sama dalam waktu lama.

Misalnya, berdiri terlalu lama, berjalan terlalu lama, maupun duduk terlalu lama. Selain itu dapat juga disebabkan karena kelebihan berat badan dan kehamilan. 

Penyebab-penyebab di atas merupakan penyebab kaki bengkak yang ringan, dan tidak begitu berbahaya.

Anda hanya perlu mengubah pola hidup, perbanyak olahraga, dan bergerak untuk mengurangi atau mencegah kondisi tersebut muncul. 

Anda tidak boleh anggap remeh kaki bengkak, karena ada kondisi penyakit kronis tertentu yang juga menjadi penyebab kaki bengkak, salah satunya adalah penyakit jantung. 

Berikut beberapa kondisi terkait jantung atau pembuluh darah yang dapat menyebabkan kaki bengkak: 

Insufisiensi Vena

Insufisiensi vena adalah permasalahan medis yang terdapat pada pembuluh darah. Kondisi ini terjadi karena pembuluh balik (vena) tidak dapat memompa darah dari kaki kembali ke jantung dengan baik. 

Kondisi tersebut kemudian menyebabkan darah berkumpul di kaki, dan kaki penderita menjadi bengkak. 

Thrombophlebitis

Thrombophlebitis merupakan masalah pembekuan darah pada pembuluh darah. Pada penderita thrombophlebitis, terjadi pembentukan gumpalan darah yang disebabkan lambatnya aliran darah di area tersebut. 

Jika pembuluh darah meradang dapat mengakibatkan rasa sakit, kemerahan, sampai bengkak yang paling sering terjadi pada lengan atau kaki. 

Perikarditis

Perikarditis adalah peradangan pada perikardium. Perikardium merupakan selaput tipis menyerupai kantung yang berada di sekitar jantung, dan berfungsi melindungi jantung dari gesekan atau infeksi. 

Gejala-gejala yang muncul akibat perikarditis yang sudah kronis atau parah adalah kesulitan bernapas, hingga pembengkakan pada kaki. 

Preeklampsia

Preeklampsia merupakan masalah medis yang terjadi pada masa kehamilan. Pada penderita Preeklampsia, tekanan darah pada ibu hamil menjadi cenderung tinggi, dan terdapat kandungan protein dalam urine. 

Peningkatan tekanan darah dapat menyebabkan sirkulasi darah pada ibu hamil menjadi buruk dan mengakibatkan pembengkakan di area wajah, tangan, atau kaki.

Preeklamsia harus segera mendapat penanganan, sebab bisa berkembang menjadi  komplikasi eklamsia yang dapat mengancam nyawa ibu maupun bayinya.

Gagal jantung kongestif

Yang terakhir ini merupakan penyakit jantung yang paling kronis dan berbahaya berkaitan dengan kondisi kaki bengkak. Sering diidentikan dengan kondisi jantung berhenti berdetak. 

Sebenarnya congestive heart failure (CHF) atau gagal jantung kongestif bukan kondisi yang se ekstrim itu.

Bukannya jantung berhenti, tetapi ada kelainan pada otot-otot jantung, sehingga jantung tidak bisa bekerja secara normal, tidak mampu memompa darah dan kuota darah normal yang dibutuhkan oleh tubuh.

Merujuk pada Kompas Health, apabila seseorang mengalami gagal jantung, akan mengalami kondisi dimana aliran darah yang keluar jantung melambat.

Pada akhirnya darah yang tidak terpompa dan mengalir dengan baik tersebut akan menumpuk. Penumpukan itu terjadi di berbagai area seperti kaki, punggung atau perut.

Karena itulah jika terjadi pembekakan pada kaki anda harus segera mencari bantuan medis. Apalagi jika pembengkakan terjadi secara tiba-tiba, atau anda memiliki riwayat penyakit jantung dan pembuluh darah. 

Karena penyakit jantung dan pembuluh darah juga bisa menjadi penyebab kaki bengkak. Apabila tidak segera ditangani, kondisi tersebut bisa semakin memburuk dan mengancam keselamatan anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *